This is default featured slide 1 title

http://analisadaily.com/assets/image/news/big/2015/08/khasiat-mentimun-untuk-kecantikan-163030-1.jpg

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

iklan

close
loading...

Sunday, 2 April 2017

Cara Benar Menyeduh Susu Bubuk Agar Probiotiknya Tak Hilang

Cara Benar Menyeduh Susu Bubuk Agar Probiotiknya Tak Hilang

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Minggu, 02/04/2017 14:06 WIB

Cara Benar Menyeduh Susu Bubuk Agar Probiotiknya Tak Hilang
Foto: iStock
Jakarta, Susu bubuk memang mengandung berbagai nutrisi, sebagian bahkan mengandung probiotik. Tapi ingat ya, jika diseduh asal-asalan dan tidak tepat, kandungan nutrisi dan probiotiknya bisa hilang percuma lho.

Demikian disampaikan oleh dokter spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, DR dr Saptawati Bardosono, SpGK, MSc atau yang akrab disapa dr Tati kepada detikHealth.

Menurut dr Tati, susu bubuk yang diperkaya probiotik sebaiknya tak langsung diseduh dengan air panas bersuhu 100 derajat Celcius. Kondisi seperti ini bisa membuat probiotik mati.


"Biasanya paling tinggi itu airnya 70 derajat Celcius, tidak boleh sampai 100 derajat Celcius nanti mati probiotiknya kan percuma. Sebaiknya memang tidak terlalu panas ya," ujar dr Tati.

Lantas bagaimana jika digunakan air dingin atau sejuk? Serupa seperti air panas, penggunaan air bersuhu terlalu rendah tidak bisa 'membangunkan' probiotik yang sedang berada dalam kondisi dormansi atau 'tidur'.

"Iya kalau pakai air dingin, si probiotiknya yang masih tidur tidak bangun. Dia itu terbangun kalau diberi sesuatu yang hangat. Hangat lho ya, tidak panas. Jika diberikan air hangat begitu, nanti probiotiknya bangun dan berfungsi dengan baik," pesan dr Tati.

Maka dari itu, saat membuat susu untuk anak orang tua pun dianjurkan untuk menyesuaikan suhu airnya terlebih dahulu. Jika suhu sudah cukup hangat, baru tuangkan ke susu bubuk dan diaduk. Hindari menggunakan langsung air panas bersuhu hingga 100 derajat Celcius ya.

Sumber Detik.Health.com

Ingin Olahraga Tapi Malas Bangun Pagi, Harus Bagaimana?

Ingin Olahraga Tapi Malas Bangun Pagi, Harus Bagaimana?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 03/04/2017 07:07 WIB




Jakarta, Niatnya ingin olahraga, apa daya ketika pagi menjelang malah malas bangun lebih pagi. Belum lagi ketika jadi merasa tergesa-gesa untuk segera tiba di tempat kerja.

Sabtu dan Minggu kemarin, saat libur akhir pekan, pun demikian. Rasanya berat sekali untuk bergegas meninggalkan tempat tidur demi olahraga. Apalagi akhir pekan menjadi satu-satunya kesempatan untuk menebus kurang tidur selama hari kerja.

Belum lagi bagi orang-orang super sibuk, di mana hari-harinya habis tersita untuk pekerjaan, dan terutama perjalanan pergi-pulang dari rumah menuju tempat kerja. Namun sebenarnya, olahraga khususnya bila hendak dilakukan di akhir pekan, tidak selalu harus mengorbankan waktu istirahat. 

Jika memang tidak memungkinkan untuk bangun pagi karena terlalu letih, maka olahraga sore pun tidak kalah bermanfaat.

Berbagai penelitian memang membuktikan bahwa olahraga pagi lebih menguntungkan, terutama karena tubuh masih sangat bugar sehingga energinya berlimpah. Pendapat lain mengatakan bahwa olahraga pada sore atau malam hari bisa berpengaruh pada pola tidur, yakni memicu insomnia.


Namun tidak serta merta bisa diartikan bahwa olahraga di sore atau malam hari tidak ada manfaatnya. Selepas tengah hari, tubuh relatif lebih siap untuk menjalankan aktivitas fisik seperti olahraga. Pemanasan bisa dilakukan dengan lebih efisien karena kerja jantung sudah lebih stabil.

Alasan lain untuk tidak memaksakan diri berolahraga di pagi hari adalah kebutuhan tidur. Dalam sehari, idealnya seseorang menyempatkan diri tidur 7-8 jam. Kurang dari itu, tubuh tidak punya cukup waktu untuk memulihkan kebugaran sehingga tetap tidak akan maksimal jika diajak untuk olahraga.


Sumber Detik.com